Fin Komodo, Andalan Baru Kodam III/Siliwangi
Kodam III/Siliwangi memesan 15 unit mobil mini off road ini untuk optimalisasi pemberdayaan wilayah dan mendukung tugas Babinsa di wilayah pelosok. Jajaran Kodam III/Siliwangi juga pernah menjajal si mungil bandel tersebut ke daerah Gunung Halu dan Kertasari, Kabupaten Bandung Barat, sambil membawa bantuan bagi masyarakat.
PUBLIKASI
Sorot Indonesia
8/9/2023
Pada pameran inovasi sarana prasarana Kodam III/Siliwangi di Bandung (23 Juni 2023), Fin Komodo, mobil mini offroad karya PT FIN Komodo Teknologi, menjadi salah satu pusat perhatian. Kendaraan ini dicoba langsung oleh Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Kodam III/Siliwangi telah memesan 15 unit Fin Komodo untuk mendukung tugas Babinsa di wilayah pelosok. Kendaraan ini sebelumnya juga dipakai menjangkau daerah Gunung Halu dan Kertasari, membantu distribusi bantuan ke masyarakat. Dengan bobot ringan (480 kg), mesin 250 cc, serta kemampuan angkut hingga 250 kg, Fin Komodo terbukti tangguh di berbagai medan, termasuk wilayah tanpa infrastruktur jalan.
Aviantara Karisma, Manajer Operasional FIN Komodo, menegaskan kendaraan ini sudah diproduksi sejak 2008 dengan tujuan menghubungkan pedesaan. Produksi Fin Komodo juga melibatkan 92 UMKM dari berbagai daerah untuk memasok komponen, seperti jok dan stir.
CEO PT FIN Komodo Teknologi, Ir. Ibnu Susilo, menjelaskan bahwa desain kendaraan menggunakan metode perhitungan keseimbangan presisi, membuatnya stabil bahkan di medan ekstrem. Dengan konsumsi bahan bakar hanya ±5 liter untuk 100 km di hutan (tangki 20 liter), Fin Komodo bisa bertahan hingga 4 hari perjalanan siang hari.
Kendaraan ini multifungsi: dapat menjadi kendaraan perintis, penjelajah, survey, pengawasan, hingga utility untuk angkut barang. Keunggulannya adalah mudah dikendarai tanpa keahlian offroad khusus, harga terjangkau, perawatan murah, dan sparepart tersedia di pasaran.
Dengan dukungan Kodam III/Siliwangi, Fin Komodo semakin menunjukkan peran strategisnya sebagai kendaraan nasional karya anak bangsa yang lincah, handal, dan serbaguna, sekaligus simbol kemandirian teknologi Indonesia.
Sumber : sorotindonesia.com
